Mengapa gue ngeblog?

Jika diperhatikan, akhir-akhir ini gue jarang update. Padahal ni blog kedua gue dari blog gue yang pertama. Dan terhitung masih baru pula. Hal itu disebabkan selain karena gue sibuk, gue juga sudah mulai “malas” nge-blog, rasanya sudah hilang semangat aja. Sampai akhirnya gue iseng-iseng browsing dan menemukan satu artikel menarik yang mungkin teman-teman sesama blogger dapat mengambil manfaat darinya. Tulisan di artikel tersebut memang ada benarnya, gue sudah kehilangan tujuan gue nge-blog dengan kata lain gue tidak bisa menjawab pertanyaan “Why Do You Blog?“.

Mengapa saya ngeblog?

Membuat blog memang perkara yang mudah namun mengurusinya yang susah. Kunci utama agar dapat konsisten nge-blog adalah mengetahui alasan mengapa kita nge-blog. Berikut  gue share beberapa alasan atau tujuan yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman sesama blogger agar bisa konsisten dalam menekuni dunia blogging.
1. Tujuan Politik atau Agama
Blog biasanya dijadikan media menyebarkan pesan-pesan politik kepada masyarakat seperti visi dan misi organisasi, kampanye, media penyaluran aspirasi dan lain-lain. Bisa juga untuk agama, seperti artikel dakwah, konsultasi agama, atau untuk membahas keilmuwan mengenai agama.

2. Menjalin hubungan dengan orang lain
Blog ini dibuat murni untuk “berbagi” yaitu menjalin persahabatan, solidaritas, dan apresiasi dari pembacanya. Isinya bisa berupa berita penting, tutorial, opini, dan lain-lain.

3. Jurnal atau buku harian pribadi
Blog ini bertujuan untuk mem-publish jurnal atau karya ilmiah dari penelitian yang dikerjakan, curhat, berbagi ide, diary, atau dokumentasi “petualangan” yang dilakukan.

4. Blog untuk mendapatkan profit
Blog ini dibuat untuk mendapatkan profit, sebagaimana teman-teman sudah ketahui, sekarang banyak program-program afiliasi seperti Amazon dan Google Affiliate Network, program iklan seperti Google AdSense, TribalFusion dll. Atau untuk menjual konten-konten premium sepertitemplate blog, materi pembelajaran dan lain-lain.

5. Menunjukkan keahlian
Blog ini dibuat untuk tujuan portofolio yang sangat membantu ketika mencari pekerjaan. Misal teman-teman pandai dalam pemrograman maka kalian membuat blog yang memuat artikel dan tutorial membuat berbagai aplikasi dengan bahasa pemrograman tertentu. Atau mungkin teman-teman jago fotografi, maka kalian membuat blog untuk memasang hasil jepretan kamera.

6. Menguatkan SEO
Google dan search engine lain menyukai konten yang fresh alias situs yang sering di-update. Misal kalian mempunyai situs yang menjual sebuah produk yang jarang berubah baik dari segi harga atau spesifikasinya. Kalian pasti akan jarang melakukan update, apanya yang mau di-update gan? Mungkin itu pertanyaan yang muncul. Solusinya dari pertanyaan itu adalah membuat blog untuk memperkuat SEO mengenai produk kalian, blog bisa berisi testimoni pelanggan, kupon diskon dan lain-lain.

Lalu di mana posisi saya?
Secara pribadi, awalnya gue buat dengan tujuan nomor 3. Namun, seiring berjalannya waktu, kuliah sambil kerja untuk cari makan dan membayar biaya kuliah, dan mulai mengetahui “kerasnya” dunia kerja gue mulai beralih tujuan ke nomor lima yaitu “Menunjukkan keahlian”. gue mahasiswa gan, yang nantinya akan melamar kerja dan tentu saja, sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis, IPK tidak berpengaruh besar dalam dunia kerja, yang diutamakan adalah skill. Oleh karena itu, portofolio menjadi hal yang sangat penting ketika melamar kerja.
Itu tujuan gue ngeblog, apa tujuanmu?


Jika ada tambahan, kritik, dan saran harap tulis di komentar ya gan 🙂

Dikutip dan digubah seperlunya dari: socialmediatoday.com

Le langage des fleurs, morceaux choisis

On accorde aux fleurs une symbolique particulière, en donnant à chacune une signification. Ainsi, la composition d’un bouquet peut être guidée par des questions de couleurs et de parfums, ou par le sens accordé à chaque fleur. En voici quelques uns :
Champ de tulipes rouges
Un bouquet de tulipesmulticolores exprime un rêve d’un amour fou et extravagant. S’il est jaune, c’est que la personne est désespérément amoureuse, noire que la personne souffre intensément et rouge il symbolise l’amour éternel.
Le glaïeul est une invitation amoureuse s’il est jaune. Il exprime avec érotisme la force de votre amour s’il est rouge. Si les couleurs sont mélangées, il signifie un amour fort avec un brin de folie. Placé le au centre d’un bouquet indique par le nombre de fleurs, l’heure d’un rendez-vous.
Un bégonia rose ou jaune symbolise une amitié naissante tandis que orange il signifie “notre amitié résiste à l’épreuve du temps et c’est une bonne chose”.
Une capucine violette marque une déclaration d’un premier amour à une femme mûre. Le bouquet doit, cependant, rester modeste. Le freesia jaune est, quant à lui, une invitation d’un homme marié à sa maîtresse ou d’un homme célibataire à une femme mariée.
Une gentiane blanche a un message très explicite : “ton absence ou le fait que tu ne veuilles pas de moi me tourmente et me fait souffrir au plus haut point”.
Un géranium rouge exprime la tristesse d’un chagrin d’amour alors que blanc, c’est la pureté ou la candeur de l’amour qu’il représente.
Le chrysanthème est symbole d’éternité, raison pour laquelle on les retrouve dans les cimetières.
Bouquet d'Amaryllis
Bouquet d’amaryllis
Mesdames, si on vous offre une amaryllis, c’est que vous êtes trop courtisée, unebelle de jour, que vous vous souciez trop de votre apparence, un crocus jaune ou violet, que la personne est inquiète et qu’elle désire être rassurée sur ses sentiments. Si on vous donne un dahlia jaune, c’est que la personne vous est infidèle. Si ce sont des aubépines, c’est qu’il vous est permis d’espérer.
Messieurs, si vous désirez réaffirmer votre fidélité à la personne aimée quand celle-ci a été outrepassée dans le passé, offrez desasters. Présentez des azalées orange et on comprendra “je suis toujours heureux auprès de toi après plusieurs années passées ensemble”. Si vous offrez des œillets, faites bien attention à la couleur : un œillet violet signifiera “vous ne m’inspirez que de l’antipathie” alors que rose “je vous réponds favorablement”.
12 Roses rouges
Enfin, notre amie la rose représente l’innocence si elle est blanche, le mystère si elle est bleue, le coup de foudre si elle est violette, l’infidélité si elle est jaune et un amour véritable et tendre si elle est rose. Un bouquet de douze roses rouges pourrait vouloir annoncer une demande en mariage. Enfin, si vous recevez une rose de France, vous avez rendez-vous au clair de Lune.

yeah..mahasiswa #tipsbikinslide

Bener juga sih, kalo semua tulisan elo tumplekin di slide, ya mending suruh orang baca sendiri aja :)))

Gue baru tau ada tips 7 kata/point – 7 point/slide supaya presentasi power point lo lebih bermakna. Jadi kalo lo lagi buat slide, katanya, usahain batesin dalam satu slide maksimal cuma ada 7 point, terus tiap point itu maksimal cuma 7 kata. Sisanya ya nanti elo jelasin sendiri, gimana panjangnya tiap point itu. istilah gaulnya KISS (Keep It Short & Simple). Makin banyak bahan yang kita tampilin di slide, makin abis senjata kita buat jawab pertanyaan. Harusnya disembunyiin sebagian materinya, :)). Kalaupun perlu note, manfaatin presenter view, pasti jarang yang pake nih. Namanya jg powerpoint. Bukan PowerPARAGRAPH …hehe 😀

Prsenter view? ituloh, laptop dicolok ke proyektor, yg tampil di proyektor itu ‘show’ nya, yg tampil di monitor, catatan kita  di presenter view ada waktu lamanya presentasi, next slide, prev slide, sama notes. Cara settingnya? di powerpoint klik menu SlideShow → presenter view. Kita kalo kuliah sukanya slide yang singkat padat bermakna kan? makanya kalo harus bikin slide, bikinlah yang kayak gitu, sekarang juga udah banyak yang masukin meme di slide, ngga papa biar ngga bosen :))

Penasaran sama Prezi cek deh → http://t.co/89rLb0ej gaya baru presentasi, jadi bukan poin-poin, tapi zoom in-zoom out gitu #tipsbikinslide

Itu tadi #tipsbikinslide, yg pgn tau lebih lanjut soal teknik2 presentasi, banyak di internet, salahsatunya ini nih → http://t.co/thBGQs4E

Resensi buku “THE GIANT PACK OF LIES”

Bonsoir..!

Selamat malam, gue  ingin berbagi informasi nih dari buku THE GIANT PACK OF LIES. Menyorot kedigdayaan Industri rokok di Indonesia.

Sesungguhnya regulasi pengendalian tembakau tidak mungkin membunuh industri rokok dan pertanian tembakau.Ada puluhan juta penikmat rokok yang siap melanggenggkan pasar rokok. Tak serta merta berhenti hanya karena regulasi. Upaya pengendalian tembakau HANYA akan mengerem laju pertambahan perokok belia serta melindungi publik yang berhak atas udara bersih dan tak boleh dipaksa menghisap asap racun nikotin. Industri rokok mencoba menandingi hasil penelitian tentang bahaya rokok pada kesehatan manusia membayar ilmuawan untuk melakukan pnelitian yang hasilnya dapat dgunakan utk membntah penelitian yg bertentangan. Industri rokok membentuk lembaga riset sendiri yang kemudian disebut Tobacco Industry Research Committe (TIRC). Tugas tim riset ini adalah melakukan riset untuk “wisely answering the challenge of medicine” tidak lain dan tidak bukan ini tujuannya adalah memelihara kontroversi dan membodohi publik nih Strategi industri rokok dalam menghadapi upaya pengendalian tembakau dilakukan melalui berbagai cara.

(1) memanfaatkan perokok setia utk melawan dg dalih bahwa pengendalian akan melanggar hak asas perokok dalam mencari kenikmatan.

(2) menciptakan dan memanfaatkan kontroversi pendapat mengenai rokok antara lain dg menimbulkan keraguan terhadap hasil2 penelitian medik.

(3)memanipulasi data&fakta dg menggunakan media utk kepentingan mereka. Ex:mengemukakan betapa rokok telah menyumbang kepada ekonomi negara.

(4)menyebarkan mitos tentang risiko pengendalian konsumsi rokok bagi kehidupan rkyat kecil. Ex: petani, pedagang rokok, pekerja pabrik rokok

(5) menyuap para politikus yang dianggap mempunyai kekuasaan untuk menentukan dan menghalangi kebijakan pengendalian konsumsi rokok.

Diantara negara Asia dan anggota OKI, hanya Indonesia yg tidak menandatangi/mengaksesi FCTC. padahal awalnya ikut menyusun rancangan FCTC. Sampai pertengahan th 2011, 174 negara dari 193 negara anggota WHO sudah menandatangi FCTC. China, Kuba , Rusia, Korea Vietnam pun sudah. Bodoh saja bagi mereka yang mengira bahwa negara2 itu tunduk pd tekanan kapitalis. Politisi diparlemen kita bilang, bahwa FCTC dan pengaturan konsumsi rokok merupakan desakan kapitalis. so, kalo gini siapa yang kapitalis?!

Pemerintah kita ternyata telah melakukan kebijakan diskriminatif terhadap pengaturan produk yang dianggap adiktif. Perhatikan ! saat membuat aturan tentang alkohol, adakah mereka menganggap pelaku industri minuman alkohol sebagai stakeholder?. Perhatikan ! saat membuat aturan tentang ganja sebagai bahaya, adakah mereka berbicara dg petani ganja di Aceh ?Perbedaan sikap sangat kentara ketika mau membahas tentang regulasi pengendalian tembakau, RUU, RPP. FCTC, dll. Ini jelas terbukti dan menunjukan bahwa DESAKAN Indutri ROKOK telah berhasil melemahkan mental pejabat dan politikus RI.

*tepuk2pipi* Sadar kawan, kita menghadapi strategi dilute, delay dan delete yang dilakukan oleh Industri rokok terhadap upaya pengendalian.Industri rokok di Indonesia melakukan berbagai pembohongan, manipulasi data dan fakta dengan kekuatan uangnya yang nyaris tak terbatas. Opini publik digiring ke level Ekstrem, regulasi ditegakkan maka industri rokok akan mati besok pagi, sehingga jutaan orang kehilangan pencaharian. ahh, berlebihan sekali Industri ini T__T. Kekhawatiran yg berlebihan, simplistik dan tidak realistis ya guys 😀

Secara ada puluhan juta orang Indonesia sudah kecanduan rokok. tenang aja, pasar rokok ga bakal sepi koq. Mustahil banget kalo pecandu rokok itu bakal berhenti merokok hanya karena ada Regulasi pengendalian konsumsi rokok. Industri rokok banting tulang untuk membangun citra yang gemilang dan kinclong dimata publik. Caranya baik lewat iklan, sponsorship, maupun aneka ragam program kegiatan CSR, tanggung jawab sosial perusahaan. Selain menyerap banyak tenaga kerja, mereka juga mencitrakan sebagai pahlawan yg memberi sumbangan besar thdp pendapatan negara. Gak peduli tuh si Industri rokok apakah kontribusinya berimbang dengan biaya kesehatan dan kualitas produktivitas bangsa.

Piramida Industri rokok teramat runcing. aliran keuntungan hanya membanjiri segelintir juragan2 yg menjdi langganan daftar orang kaya di majalah. Selain pemilik industri rokok, biro iklan dan media juga mendpatkan potongan gede lho. Ah, coba liat piramida dilapis bawah. miris.. buruh pabrik, petani tembakau cuma dapet remahan keuntungan dari produksi ini. Para pelinting yg terpapar langsung dengan nikotin ditempat kerja bahkan bekerja tanpa tunjangan kesehatan.

Yuukkk kita liat kondisi piramida paling bawah dari industri rokok —-> petani dan buruh pabrik. Buruh diberi jatah melinting 2500 batang rokok sehari. upahnya Rp. 9000/1000 batang. sebulan mereka dapat Rp. 540.000. Kalo disetarakan dengan UMR disana yang besarnya Rp. 802.000 masih jauh untuk mensejahterakan mereka. Upah ini mereka dapatkan dengan harus bekerja setiap hari. ga boleh absen krn sakit, apalagi bolos. (kalo gue bolos kuliah msh dpt ongkos..hehe)

Bicara tentang Petaninya, hmm ga kalah miris dengan buruh pabrik :(. Buruh tani di Kendal, Jateng : upah Rp. 15.889/hari atau Rp. 413.374/bulan, kasian angkanya ga sampe separuh UMR Rp. 883.699. Kalo di bojonegoro upah Rp. 17.256/hari atau Rp. 451.656/bulan, sementara UMR nya Rp. 630.000 Haduuh, lagi2 lebih banyak dari UMR nya :(. Lain lagi di Lombok, upah Rp. 13.920/hari atau Rp. 361.920/bulan, kurang dari UMR yang Rp. 730.000 sebulannya. #nocoment

maaf guys.. itu tadi buruh taninya, sekarang petaninya nih…*simak*

Biaya produksi tanaman ini mencapai Rp. 8.386/m persegi lahan sekali masa tanam, hasilnya Rp. 12.448. jadi cuma dpt untung Rp. 4000/m lahan. Masih ada lagi persoalan yg dihadapi petani tembakau. contoh kasus pada 2 musim tanam terakhir,2009 &2010, petani tembaku di lombok RUGI. Penyebabnya:

1. hrga bahan bakar melonjak sehingga keseluruhan ongkos tanam juga ikutan.

2. fluktuasi cuaca yg ekstrim sehingga tanaman tembakau tidak tumbuh optimal.

Rentang harga daun tembaau bisa teramat lebar, yakni Rp. 40.000 utk grade A, dan Rp. 4000 untk grade D. Cilaka duabelas buat petani tuh :(. Patokan grade daun tembakau ditentukan oleh tengkulak dan pengepul. mereka seenak udelnya memainkan harga. *tonjoktengkulak*

Curhatan petani : “kami ini nanem tembakau dg modal utang. harusnya pemerintah yg netepin harga. bukan seenaknya cukong, pemerintah bisa memberi sanksi klo ada pengusaha yang menolak, atau tutup gudangnya, ap pemerintah tkut sama cukong?” bgitu katanya. Petani tembaku berada dalam posisi tak berdaya. Mereka bagai terjerat lingkaran setan. Lazimnya, modal tanam tembakau didapat dari utang, atau jika tidak mereka harus menjual atau menggadaikan aset keluarga. Padahal hasil panennya masih Gambling. kalo lagi mujur kebayar utangnya. nah kalo nggak, gimana?! #mikir

Kepastian tengkulak membeli hasil panennya merupakan hidup mati para petani. makanya petani mudah dimobilisasi utk berdemo. Mereka malah bayar Rp. 150.000 untuk ongkos berdemo sewa bis. ancamanya kalo ga bayar dan ikut demo tembakau nya ga dibeli cukong.

idiiiihhh… *jitak cukong*

Sebenernya produksi tembakau di Indonesia masih belum mencukupi kebutuhan lokal yang kian pesat 160.000-190.000 ton/thn. Alih2 menguatkan daya tawar petani dan memacu produksi tembakau, akhirnya industri melakukan jalan pintas. IMPOR. dan IMPOR ini terus tnggi. Dari situ bisa disimpulkan bahwa klaim industri rokok yg memeprjuangkan kesejahteraan buruh pabrik, buruh tani dan petani TERGOYAKAN. Klaim bahwa industri rokok memperkokoh perekonomian kita semakin goyah jika melihat besarnya ongkos kesehatan yang ditanggung publik. Ongkos kesehatan yg ditnggung publik tak akan bisa ditandingi oleh triliunan rupiah dari cukai rokok. Tahun 2010, 62 triliun kontribusi cukai untuk Indonesia. namun sayang, itu dibayarkan oleh PUBLIK alias perokok. BUKAN OLEH INDUSTRI *sadar*

Menjajakan rokok seperti produk coklat tanpa dosa. harus di evaluasi, dikritik dan diperbaiki dg menempatkan publik sebgi pertimbangan utama. kekuatan lobi industri rokok memang sudah tidak terbantah. di Amerika pun terjadi. industri rokok memiliki akses figur2 yg dihrmati publik dari mulai perdana menteri Margaret Thatcher sampai senator Howard Baker. Di Indonesia gak kalah seru. Seorang wartawan kompas menemukan mobil berplat polisi 234(dji sam soe) mondar2 di parkiran Istana. Namun saat kedekatan SBY dengan Boedi Sampoerna diungkit2 dlm kasus Bank Century, mobil itu ga keliatn lgi di parkiran Istana negara. Di dlm dokumen British American Tobacco, seorang petinggi perusahaan ini menyebutkan direktorat bea cukai,dep. keungan RI sbg anak perusahaan. Kedigdayaan lobi dan kedekatan industri dengan penguasa memang kisah yg tak habis2. Ada film “the insider n thank you ofr smoking” film ini mengilham kisah2 dari kedigdayaan lobi2 industri rokok. *saya belum nonton jga*

Publik, memang gampang terpengaruh dan terbawa arus. harus dilindungi dari agresivitas pemasaran rokok. Tidak peduli orang dewasa merokok atau tidak, asal tetap menghormati hak non perokok untuk mendapat udara bersih ! Industri rokok sebagai perusahaan yg menjual produk beracun dan kaya akan Mudharat bagi kesehatan seharusnya LOW PROFILE. Tidak gembar-gembor dan sadar diri, tidak bersikap agresiv dan jumawa. Sayangnya agresivitas industri ini dengan mudah disaksikan oleh jutaan pasang mata, berbagai macam usia dan media. Billboard, poster film, spanduk raksasa, panggung pentas musik dan umbul2 dilapangan olah raga menunjukan kegagahan industri rokok. Tampil berani, mentereng, khas anak muda mencoba ditampil kan dengan kemasan menarik untuk cari mangsa. Tujuan mereka memangsa kaum muda adalah menjaga keberlangsungan pasar hari ini dan esok. #scare. Maka darii itu kenapa kelompok dewasa ga jadi target ideal dari industri rokok. seleranya jga udah ada patokan 😀

Begitu pekat kepungan iklan rokok sampai kita merasa tak ada yang aneh, tak merasa telah dibombardir dari segenap penjuru.
Wujud kepedulian kita untuk mendorong regulasi rokok lebih berpihak pada kesehatan publik. tidak melihat sistim kapitalisme atau apapun ! Dan kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kita. Menuding keterlibatan pihak asing dalam upaya pengendalian tembakau sama saja merendahkan akal sehat & menghina publik utk mendpt hdup sehat!

Random thoughts of Mie Ongklok

 Mie Ongklok oh mie ongklok…sudah lamaaaaa sekali pingin banget nyobain kuliner asli Wonosobo yang satu ini. Dan akhirnya baru kemarin bisa kesampean. Busyeeeet….penantian gue dalam itungan tahun bok!

Well, gue nunggu lama bukan karena gue gag pernah ke Wonosobo sebelumnya, tapi emang belum sempet2 aja buat icip-icip. Selalu ada aja halangan pas mau beli, entah buru-buru atau urusan doku. haha

Hmm…Awalnya syh rada aneh aja ma tekstur kuahnya tang rada kentel2 gimana gitu. Tapi kalo udah sering diaduk2 tar kuahnya juga makin encer. Entah kenapa  ketika kalo mikirin mie ongklok, gue langsung inget sama papeda yaa. Cuma bedanya papeda lebih kentel lagi karena terbuat dari sagu. Ahh aneh2 aja ah pikiran gue…sejak kapan mie ongklok ada hubungan darah sama papeda. Secara letak gegografis juga beda jauuuuh. LOL

Gue sendiri baru pertama kali ini nyoba mie ongklok, jadi gue gag tau mie ongklok yang gue makan ni dalam kategori enak apa gag. Tapi menurut pendapat pribadi gue, mie yang ditemani dengan sate sapi ini enyaaaaaak beud! Tau deh gue bilang enak karena emang asli enak apa pas itu gue gy laper berat. Yang jelas syh kagak nolak kalo diajakin makan ni lagi.heuheuheu 😀

the “AHA” moment!

Sebenernya malam ni pingin tidur cepet gara-gara tar subuh mau cabut ke jogja. but, selalu ada aja godaan buat googling macem2 yang kadang penting gag penting. Dan akhirnya gue tersesat di salah satu blog yang menurut gue recommended lah!  cek aja di sini http://www.shitlicious.com/. Apalagi yang lagi galau-galau skripsi, ni blog bisa jadi sedikit angin segar dengan banyolan2 yang khas banget. Gag sekedar lucu tapi juga ada hikmah yang bisa dipetik. hmm…speechless, ngakak, terharu, semangat, pokoknya semua rasa campur aduk jadi satu. . . . !! hwaaaaa!

Pada dasarnya tidak ada manusia normal yang “suka” terus menerus dipimpin oleh orang lain, apalagi oleh orang lain yang tidak/belum menunjukkan tanda-tanda/ bukti-bukti nyata yang berkesinambungan bahwa dia memang benar-benar mau dan mampu memimpin dirinya sendiri.

Hati-hati terhadap “Pelajaran” di Sekolah !

Sebelum gue cerita lebih banyak, izinkan gue terlebih dahulu minta maaf pada guru di sekolah-sekolah, tempat kuliah. Gue tidak bermaksud menjelekkan apa itu bersekolah. Toh gue sendiri, cantik-cantik gene juga kuliah kok. hehe :p … duh kok gue narsis banget deh? Ya itulah, percaya diri dengan narsis itu beda tipis, …haha 😀

Hmm…gue menganggap setiap hari itu gue sukses terus. Kok bisa?? Gue belajar banyak dulu dari pengalaman berorganisasi, berbisnis juga. Ketika gue menawarkan sebuah konsep dengan orang lain, gue ditolak. Gue anggap ini sukses!!

ehmm..kok bisa? kok ditolak malah dibolang sukses!! ya, ketika gue ditolak, gue anggap sukses. Ya, gue sukses ditolak atau gue ditolak dengan sukses. hehe jadi tetep sukses juga, walau sukses ditolak. Bukannya sukses diterima…haha…inilah paradigma. Hati-hati dengan paradigma. Salah mengambil paradigma bisa berakibat buruk pada hidup. Dan itu celakanya tanpa disadari 🙂

oiya, dulu waktu sekolah kita pernah mendapatkan soal yang bersifat pilihan. Ada yang memilin antara Benar-Salah dan juga pilihan ganda (A,B,C atau D).

Nah, dari pengalaman gue pribadi, ini sifatnya penilaian pribadi loh ya, jadi izinkan gue minta maaf dulu sebelumnya pada para guru, gue tidak ada maksud sama sekali mendiskreditkan sekolah, karena sekolah itu tetap penting (gue juga kan dulunya guru, walau guru les, dan juga gue kan lulusan sekolah juga, malah selalu ranking 3 3 besar waktu sekolah, haha…nostalgia masa lalu). Cuma menurut gue, sistem pertanyaan Benar-Salah atau Pilihan Ganda membuat pengaruh yang lumayan menghambat buat kesuksesan…Ehmm…kok bisa? kenapa bisa seperti itu?OKE…gue coba sharing aja…(ingat, apa yang gue tuliskan ini jangan diterima mentah-mentah, apalagi diterima masak, silahkan digodok dahulu), nanti gue tunggu komentnya.. Jangan asal setuju saja..

Pertanyaan yang jawabannya memilih  antara Benar – Salah tanpa sadar akhirnya membuat seseorang cuma mengenal Benar atau Salah. Ya memang kalau di ilmu pasti, 1 + 1 = 2. Tapi kalau di ilmu gak pasti, dalam banyak kehidupan, 1 + 1 bisa =2, bisa =3 bahkan bisa =11. Soal pilihan Benar-Salah ini juga membuat orang cuma mengenal dua pilihan. Ketika belajar soal dengan pilihan ini, dan itu bertahun-tahun  terjadi, tanpa sadar, otak dan pikiran kita terpola dengan pilihan Benar – Salah.

Coba gue tanya : Mau pilih apa?

Mau Kaya tapi Tidak Bahagia atau Mau Miskin tapi Bahagia?

Coba, pilih apa?