Old vs New : Sherina & Derby Romero

Ehmm..
Teringat waktu gue ngodek ngodek youtube beberapa waktu yang lalu, buat mondar-mandir karena mendadak kangen sama film indonesia masa dahulu kala.. dan gak sengaja nemuin lagi ini.. cewek imut chubby dengan suara membahana yang filmnya masih aja bikin saya terpukau..
Film yang di rilis tahun 2000 ini, sebuah film drama musikal yang menghibur juga menyentuh. Semua musiknya di garap sama Alm. Elfa Secioria. inget dong sama lagu-lagu energic juga mellow di film ini?
dan pastinya kalau kamu semua pernah nonton film ini, kamu pasti ingat sama penggalan dialog awal ‘permusuhan’ satu arah antara Sherina dan Sadam ‘yayang’ Ardiwilaga.
Sherina yang waktu itu masuk di hari pertama sekolah barunya, menuliskan namanya di papan tulis dengan kapur putih. iya jamannya masih kapur putih.
“Sherina. M. Darmawan”
Bu Guru (pada Sherina)
M nya apa sayang?
Sadam (teriak!)
Monyett!! hahaha..
Sherina
~cemberut, hanya memandang sebal pada anak cowok tadi~
Yep betul banget! Film Petualangan Sherina. Film ini tentu aja laris manis di pasaran. Katanya di buat untuk semua umur, walaupun dari pemainnya banyakan yang cilik ciliknya. Tapi sampe sekarang gue juga masih doyan (banget). Apalagi sama Derby Romero, pemeran si jutek tapi anak mami, Sadam ‘Yayang’ Ardiwilaga. Bintang kecil lain yang ikut di film ini salah satunya (yang terdengar namanya sampai sekarang) Alyssa Soebandono.
Apalagi pada saatnya itu film bioskop untuk anak-anak buatan negeri sendiri seperti ini, dan musikal pula masih jarang banget. wajar film ini jadi tontonan segar nan mendidik, syarat akan makna persahabatan, dan pintar di bungkus dengan musikalitas yang apik, dance simpel ceria ala anak-anak…
Film dari Miles Production yang di sutradarain Riri Riza ini bercerita tentang Sherina (Sherina Munaf) yang pindah ke Bandung Utara karena pekerjaan ayahnya. Di sekolah yang baru ia mendapat musuh namanya Sadam, yang ternyata adalah anak dari majikan ayahnya, Ardiwilaga (Didi Petet).
Sherina baru mengetahui itu ketika ia dan keluarganya berlibur ke perkebunan milik Ardiwilaga. Dalam kesempatan liburan ini mereka terlibat petualangan seru yang merubah permusuhan mereka menjadi persahabatan karena keduanya di culik oleh Pak Raden (Butet Kertarajasa), suruhan Kertarajasa (Djaduk Ferianto), yang ingin menguasai lahan perkebunan milik Ardiwilaga.

Nah, ini nih salah satu lagu dan scene favorite saya di Film Petualangan Sherina. Lagu yang judulnya Jagoan ini di nyanyiin sama Sherina vs Sadam. Mari kita bernyanyi sekalian nostalgila.. haha..apaseees
Berharap film ini masih ada di pasaran, pasti deh gue beli. Atau at least dalam bentuk DVD. mungkin jadi kado yang menarik untuk anak-anak masa kini..
 Sampe sekarang pun gue masih menikmati benar lagu ini. Dan rasanya anak-anak jaman sekarang perlu banget ni lagu-lagu simple macam begini, bukan malah di cekokin lagu lagu bertema cinta khas orang dewasa. agak miris malah ngeliat anak sd sekarang bahkan udah tau soal pacaran, iri karena temennya lebih popular dan di sukain sama anak cowok sekelas. beuuhhh… kasian, beneran deh. kayaknya belum waktunya banget..

pssstt… bahkan gue masih suka senyum-senyum sendiri sambil mikirin kira-kira apa ya yang ada di benak Sherina pas ngecup keningnya Derby dulu pas di Boscha... kemungkinan besar sih itu jadi scene favorite penonton.

Nah eniwey.. setelah film ini, walaupun sempat vakum dari dunia showbiz yang membesarkan namanya (okay, dengan kalimat ini gue terdengar seperti mba mba presenter acara gossip di TV ya gak? hehe), Sherina balik lagi ke industri musik Indonesia dan mulai menelurkan kembali lagu lagu hits.
Ternyata Derby juga gak mau kalah. Dia nyanyi belakangan. Main sinetron dulu.. tapi tetep mukanya lucu banget, baik dulu maupun sekarang. hehehe.
Mereka udah pada gede-gede. Udah cantik dan ganteng. Udah pada keren. intinya mah udah dewasa.
Terlepas dari semuanya… halahh..

Yang gue mau bilang itu, ayolah pak produser musik, temuin lagi bakat-bakat terpendam dari anak-anak kecil jaman sekarang. siapa tahu mereka bisa jadi the next Sherina atau Derby. karena penyanyi kecil hasil dari proses instan pencari bakat di TV itu tenarnya kayaknya sementara banget. begitu ada yang baru, semua lewat gitu aja. semuanya lupa. Memang yaa, kesuksesan yang perlahan tapi pasti bakal lebih lama awetnya, di banding yang serba instan. Kesuksesan kan bisa instan juga..
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s