Passion is Not About The Job, Passion is About The Activity

Sudah lebih dari hitungan hari pikiran ini berkecamuk dengan dunia kerja. Memang saat ini gue masih ngelarin skripsi gue, tapi gue udah bersentuhan dengan dunia kerja walaupun bisa dibilang part time.

Untuk apa mati-matian masuk ke perguruan tinggi negeri? Untuk jadi karyawan di perusahaan terkenal? Untuk jadi PNS? Oke, setelah itu apa? Untuk jadi anak yang dibanggakan orang tua? Untuk dipandang keren oleh mertua? Oke, setelah itu apa? Ya, kalau orang tua senang maka saya akan senang juga?”

Sounds familiar ya kutipan di atas.

Repot ya…hanya untuk sekedar bahagia. Padahal bahagia itu ada di sekitar kita. Think less feel more. That’s it.

Tapi gue gag pengen seperti itu. Bolehlah orang menganggap anak muda terlalu pemimpi dan tidak realistis. Lagi, seperti gue bilang di judul bahwa Passion is not about the job, passion is about the activity.

Gue bersyukur saat ini gue berada di lingkungan kerja yang masih termasuk dalam passion gue, berhubungan dengan olahraga dan lifestyle. But, masalahnya adalah gue sekarang juga sedang menjajaki dunia kerja yang baru dengan passion gue yang lain juga yang emang gue suka juga. Semenjak gue iseng ikut wawancara kerja tempo hari, gue gag nyangka bakalan lolos ke tahap selanjutnya dan sekarang gue sedang menjalani masa training. Di situ gue jadi guide accompagnateur untuk wisatawan yang berbahasa Prancis. Guidingnya ke arah tracking gitu, jadi klien yang gue tangani orientasinya faire un voyage aventure dan bukan un voyage shopping. They came to do an ‘adventure’ trip and not a ‘shopping’ trip.

Resikonya adalah gue bakal sering bolak balik Yogyakarta karena kantor gue ada di sana walaupun tar juga kerjanya menjelajah Indonesia. Inilah sebenarnya yang bikin bingung karena gue bakal berkurang waktu buat keluarga, LDR sama pacar yang gag mau diajak LDR, dan yang jelas berarti kerjaan gue di tempat sebelumnya bakalan gue lepas atau gue gag maksimal di keduanya ntar.

Gue gag pengen pilih salah satu karena gue SUKA semuanya! Dan keduanya sama-sama passion gue! How lucky I am! Dapet kesempatan ini di saat orang lain banyak yang terjebak dalam pekerjaan yang gag sesuai sama passion mereka. Gag pingin deh terjebak dalam Zombie syndrom: Tidak happy dg pekerjaan, gaji tdk cukup, jabatan mandeg, bos galak dan penuntut. Passion is something u do it because u care. Do u know what u love?

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s