Jurnal Syukur

Semua momen dalam kehidupan saya, setiap orang yang saya temui, semua perjalanan yang telah saya tempuh, setiap keberhasilan yang telah saya nikmati (sampai sejauh ini, masih banyak keberhasilan lain yang ingin saya capai dalam waktu mendatang), setiap kesalahan yang telah saya buat, setiap kerugian yang saya tanggung adalah bukan masalah. Saya tidak mengatakan bahwa itu semua baik atau terjadi karena suatu alasan, saya tidak menganut fatalisme dangkal tersebut, tetapi semua itu bukan masalah. Hal-hal tersebut … oke. Sepanjang menyangkut pengungkapan, cukup lemah, saya tahu. Oke bukanlah kebahagiaan sempurna, atau bahkan kebahagiaan. Oke bukanlah basis bagi agama baru atau gerakan menolong diri sendiri. Oke tidak akan membuat saya tampil di acara Oprah. Namun, oke adalah awal, dan saya berterimakasih atas hal itu.

stage 90

Saya teringat “Kata-Kata Orang Bijak” dalam mitologi Yunani dan Romawi. Ada nasihat untuk para pelancong:

Barang siapa pergi jauh, dia memerlukan kecerdasan.

Orang bodoh harus tinggal di rumah.

 

Dan untuk para peminum:

Semakin seseorang banyak minum, semakin sedikit yang diketahuinya, menjadi orang tolol.

 

Dan favorit saya adalah bagian ini:

Yang terbaik adalah menjadi setengah bijak,

Tidak terlalu bodoh dan terlalu pandai.

Orang pandai yang pengetahuannya dalam,

Jarang merasakan kebahagiaan di hatinya.

Manusia itu begitu kompleks, kadang kita mendefinisikan bahagia dari kacamata orang lain, mendefinisikan cinta dari kata kata mayoritas. Dan, setelah waktu bergulir panjang akhirnya kesadaran itu baru timbul. Banyak hal hal kecil yang tidak kita syukuri namun membawa kebahagiaan.

Tidak perlu memutar otak, cukup hitung apa yang anda miliki hingga saat ini, berapa kali anda beruntung bulan kemarin, tidak mungkin jumlahnya nol. Bahagia itu sederhana namun kompleks. Sederhana karena hal hal kecil yang luput dari daftar mimpi besar anda adalah yang sebenarnya membawa kebahagian, kompleks karena rumus bahagia setiap orang berbeda seperti DNA kita yang unik.

Bukan berarti kita tidak boleh punya mimpi besar, namun diselang mimpi kita harus terus sadar, ada waktu bangun, terjaga dan mensyukuri apa yang kita miliki.

Jadi, tulis rumus bahagia anda, it’s you who define, no one else.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s