Wedang Tahu khas Semarang

Satu lagi nyh minuman tradisional khas Semarang yang wajib dicoba, wedang tahu!

Wedang tahu ya bukan wedang ronde lho. Wedang yang dijajakan memakai pikulan ini sekilas hampir mirip dengan wedang ronde. Kuahnya yang hangat dengan rasa pedas jahe dan rempah-rempah lainnya berpadu dengan manisnya campuran gula pasir dan gula jawa. Namun yang membedakan adalah isiannya, kalo wedang tahu isiannya dari kembang tahu.

Gag tahu kembang tahu itu apa? Itu loh olahan dari susu kacang kedelai. Kalo cara bikinnya kayak gimana saya juga kurang paham syh. Mungkin bisa tanya mbah gugel aja kali yak. hehe

Di Semarang sendiri memang gag tersebar secara merata penjual wedang tahu ini, jadi ya harus tahu di mana tepatnya kira-kira si abang penjual wedang tahu ini biasanya mangkal. Maklum, pamornya gag setenar wedang ronde. Saat saya membeli wedang tahu yang pertama kalinya waktu itu di daerah Gang Baru dan untuk yang kedua kalinya gag sengaja pas lewat Simpang Lima.

Ternyata eh ternyata si wedang tahu ini punya cerita sejarah tersendiri lho. Rupanya minuman ini dulunya pertama kali dijual oleh orang Tionghoa. Oh begitu rupanya, pantesan kebanyakan penjualnya juga seringnya ada di kawasan pecinan walaupun yang jual sekarang adalah orang Jawa.

Harganya? murah kok! Cukup lima ribu rupiah saja.

Rasanya? Smoooooth banget di lidah lho kembang tahunya, kuahnya yang hangat cocok banget diminum saat cuaca dingin.

Penasaran? makanya cobain ya kalo ke Semarang. Worth to try!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s