Pemuda dan Karang Taruna

Selamat ulang tahun Karang Taruna Sekar Aji yang pertama!

Logo Karang Taruna

Bertepatan dengan Karang Taruna Sekar Aji yang pertama, saya jadi ingin sedikit berceloteh tentang karang taruna. Entah dengan wilayah lain, di lingkungan saya sebuah organisasi pemuda biasanya disebut dengan karang taruna. Karang taruna di wilayah saya sebenarnya sudah lama sekali sebenarnya eksistensinya. Sementara untuk Karang Taruna Sekar Aji ini adalah regenerasi dari karang taruna sebelumnya.

Di beberapa daerah mungkin keberadaan organisasi pemuda ini sudah jarang ditemukan, terutama di kota-kota besar. Tak bisa dipungkiri memang banyak faktor yang membuat kelangsungan organisasi ini terancam. Dedikasi dan kesadaran masyarakat untuk melangsungkan organisasi ini memang sangat diperlukan mengingat pentingnya organisasi ini.

Lalu bagaimana dengan daerahmu? masihkah ada karang taruna?

Pentingkah organisasi karang taruna?

Apakah manfaatnya bagi masyarakat dan pemuda?

Menurut pendapat saya, idealnya untuk menjaga kelangsungan karang taruna itu bisa lewat penyesuaian gugus tugas karang taruna itu sendiri dengan lingkungan sekitarnya. Karena pada dasarnya setiap daerah memiliki masalah yang berbeda-beda sehingga dibutuhkan pendekatan yang berbeda pula.

Contohnya Karang Taruna Sekar Aji di lingkungan saya yang fokus pada tugas sosial untuk acara warga. Setiap ada warga yang sedang menggelar acara nikahan atau selamatan yang membutuhkan bantuan pemuda pemudi karang taruna, maka kami dengan suka rela membantu. Begitupun misal ada kegiatan di masjid atau pengajian. Kami tidak pernah menarik tarif tertentu untuk setiap bantuan yang kami berikan, namun kami juga tidak menolak jika ada sumbangan yang diberikan kepada kami. Semua dana yang kami dapat kami masukan di dalam kas untuk keperluan bersama.

Sedikit banyak, fungsi karang taruna saya rasa memang penting bagi generasi muda. Setidaknya di organisasi ini generasi muda bisa berkembang secara jasmani, rohani, dan sosialnya. Di sisi lain dengan terlibatnya generasi muda dalam karang taruna juga bisa menjadi sarana pengembangan diri dan meminimalisir terjerumusnya dalam pergaulan yang kurang tepat seiring semakin kompleksnya permasalahan remaja masa kini.

Setahu saya, dulu sejarah karang taruna pada awalnya didirikan untuk menampung anak-anak yang putus sekolah, namun kini jaman sudah berubah. Anggota organisasi karang taruna tak melulu orang yang tidak berpendidikan. Begitupun anggota karang taruna di lingkungan saya yang anggotanya rata-rata anak sekolah, kuliah, dan pekerja. Dengan latar belakang yang beragam tidak menjadikan kami terpecah-pecah, justru kami bisa saling berbagi ilmu dan pengalaman. Tak sedikit pula yang bisa berprestasi di bidangnya masing-masing.

Saya sendiri bergabung dengan karang taruna memang kurang lebih baru satu tahun padahal ayah saya adalah pembina karang taruna yang sudah aktif bertahun-tahun lamanya sampai sekarang. hehe … walaupun begitu bukan berarti ini organisasi yang pertama saya ikut. Saya sejak dulu sudah aktif berorganisasi di kampus.

Seneng aja gitu dulu yang antar tetangga gag terlalu akrab jadi bisa akrab, dari yang malu-malu jadi gag tahu malu. Karang taruna telah merangkul pemuda pemudi di lingkungan saya untuk lebih mengenal satu sama lain. 😀

Semoga karang taruna tetap bisa bertahan dalam perkembangan jaman yang semakin maju dan individualis ini. Bagaimanapun karang taruna adalah lembaga sosialisasi dan pilar partisipasi sosial masyarakat yang perlu dilestarikan.

HIDUP PEMUDA!

HIDUP KARANG TARUNA!

Advertisements

2 thoughts on “Pemuda dan Karang Taruna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s