6 Tips Mengelola Kartu Kredit (Based On My Experience)

Pic from here

Pic from here

Sejujurnya saya tidak terlalu suka memakai kartu kredit, lalu mengapa saya memiliki kartu kredit? Itu semua tak lebih untuk membantu seseorang mencapai deadline dari kantornya. Heuheuheu…toh kartu kredit yang saya miliki ini jarang saya pakai. Bahkan saya tidak menaruhnya dalam dompet sehingga tidak gampang tergoda untuk memakainya sewaktu-waktu.

Sebelumnya, mari kita bahas terlebih dahulu sebenarnya apa syh syarat mengajukan kartu kredit? Pada dasarnya setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda, bahkan dalam penetapan suku bunganya pun berbeda-beda. Untuk itu calon pemilik kartu kredit harus selektif untuk memilih bank manakah yang dapat memberi manfaat lebih. Namun begitu ada syarat-syarat yang kurang lebih sama jika kita ingin apply kartu kredit, yaitu:

1. Fotokopi KTP (KTP asli juga dibawa saat pengajuan)
2. Fotokopi kartu keluarga
3. Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
4. Fotokopi slip gaji atau surat keterangan penghasilan (jika tidak ada slip gaji)
5. Minimal gaji Rp. 5.000.000,-/bulan ( ada beberapa bank yang minimal gajinya hanya Rp. 3.000.000,- tapi saya kurang tahu jadi coba dicari aja)
5. Fotokopi NPWP
6. Usia minimal 21 tahun

Nah itu tadi sekilas syarat umum yang biasanya diperlukan saat pengajuan kartu kredit, tentunya setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Sekalipun syarat-syaratnya bisa dipenuhi secara lengkap, belum tentu juga pengajuan kartu kredit kita akan diterima. Bank berhak menerima dan menolak sesuai dengan pertimbangan mereka. Selain itu calon pemegang kartu kredit juga akan disurvey dan dicek riwayat keuangannya apakah memiliki riwayat yang buruk seperti kredit macet atau tidak dsb.

DISCLAIMER: Saya bukan orang perbankan, saya bukan ahli keuangan, sehingga apa yang saya paparkan di sini adalah sudut pandang saya sebagai konsumen. Kiranya jika ada info dari saya yang kurang tepat mohon koreksinya ya, ataupun yang mau berbagi pengalaman juga yuk mari dikomen aja. Hehehe…semoga bermanfaat!

Ini dia tips mengelola kartu kredit ala saya:

1. Kontrol Diri
Ini hal paling mendasar saudara-saudara sekalian, karena secanggih apapun tips yang saya berikan juga akan percuma kalo kita tidak punya kontrol atas diri kita sendiri. Satu hal yang harus diingat, kartu kredit atau ‘uang plastik’ ini pada dasarnya adalah hutang yang harus kita bayar di kemudian hari. Jadi bijaksanalah dalam penggunaannya, sesuaikan dengan kemampuan kita, dan gunakanlah untuk hal yang sifatnya KEBUTUHAN bukan KEINGINAN.

2. Pahami Biaya-biaya yang dikenakan pada kartu kredit
Seperti kita tahu, bunga kartu kredit itu sangat tinggi sekitar 2,75-3% per bulan. Tentunya setiap bank menerapkan kebijakan yang berbeda. Untuk itulah kita harus cermat dan kritis tentang biaya-biaya yang dikenakan dari kartu kredit kita seperti bunga per bulan, cetak tagihan, denda keterlambatan, iuran tahunan dll. Untuk cetak tagihan lebih baik dialihkan saja secara elektronik, bisa minta tolong lewat bank agar tagihan dikirim lewat email saja sehingga tidak kena biaya tambahan untuk cetak tagihan. Kenapa syh kita harus paham perhitungan biaya yang njlimet ini? Ini penting agar kita dapat mengevaluasi sejauh mana manfaat yang diberikan oleh kartu kredit kita.

3. Tetapkan LIMIT dan BAYAR PENUH tagihan TEPAT WAKTU
Biasanya bank akan memberikan limit kartu kredit sesuai kemampuan finansial kita. Jika Anda memiliki limit kartu kredit sebesar 10 juta, maka jangan digunakan semaksimal mungkin sampai 10 juta. Apalagi jika dihabiskan langsung. INI SANGAT TIDAK BIJAKSANA! Hal ini akan mempengaruhi skor penilaian Anda sebagai pengguna kartu kredit. Idealnya gunakan sekitar 45% saja dari pendapatan atau dari batas limit yang diberikan.

Selain itu, usahakan untuk membayar penuh tagihan Anda dan JANGAN membayar minimum payment. Sebisa mungkin hindari untuk membayar minimum payment jika memungkinkan ya. Karena jika mau dihitung-hitung justru kita akan membayar lebih banyak jika yang kita bayar hanya minimum paymentnya per bulan.

Agar skor penilaian Anda tidak buruk, maka membayar tepat waktu adalah mutlak. Jangan telat membayar tagihan atau mepet membayar pas tanggal jatuh temponya, tapi bayarlah maksimal 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo untuk mencegah terjadinya keterlambatan pembukuan.

4. Cek tagihan sebelum membayar
Jika Anda satu dari banyak orang yang membayar tagihan melalui kartu kredit. Misal tagihan listrik, tv cable, telepon, internet dan lain sebagainya, cek dulu apakah yang tertulis dalam tagihan kartu kredit sudah sesuai dengan tagihan sebenarnya. Bukan tidak mungkin jika terjadi kesalahan kan?.

5. Batasi kepemilikan kartu kredit
Hanya karena pendapatan kita banyak jangan terus gegabah menambah kartu kredit. Jika limit kartu kredit dirasa kurang, mintalah peningkatan limit kepada pihak bank. Jika gagal, barulah opsi menambah kartu kredit tambahan bisa dipilih. Ada yang berpendapat 2 kartu cukup, tapi kalo saya pribadi syh cukup 1 kartu saja.

Anjuran dari pemerintah pun 1 orang 1 kartu. Pastikan Anda memiliki kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan, misal: Jika Anda sering melakukan perjalanan dinas, gunakan kartu kredit dengan fasilitas program frequent flyer. Jika Anda sudah memiliki keluarga, sebaiknya miliki kartu kredit yang memberikan diskon untuk belanja kebutuhan bulanan.

6. Manfaatkan promo tapi jangan sampai terjebak promo
Bukan rahasia umum kalo kartu kredit sering memberikan promo yang bekerja sama dengan pihak-pihak tertentu. Nah ini bisa jadi menguntungkan bagi kita para konsumen kalo jeli melihat peluang. Namun tak jarang justru ini bisa jadi jebakan Batman jika kita tak berhati-hati. Untuk itu pesan saya hanya satu, jangan cepat tergoda.

Itu tadi 6 tips singkat dari saya dalam pengelolaan kartu kredit. Kalo boleh saya sarankan, lebih baik tidak usah punya kartu kredit jika Anda tidak yakin mampu memenuhi kewajibannya. Jika Anda sudah memiliki kartu kredit, maka bijaklah dalam penggunannya agar Anda mendapatkan manfaatnya dan bukan malah rugi karenanya.

Advertisements

2 thoughts on “6 Tips Mengelola Kartu Kredit (Based On My Experience)

  1. kartu kredit ini sangat menggoda.
    karena gak yakin bisa mengontrol jadi selalu tutup mata dan telinga tiap ada penawaran pembuatan kartu kredit 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s